AdvertorialBANYUASINBreaking NewsSumsel

Dirut Perumda Tirta Bertuah Minta Maaf Kepada Pelanggan Atas Pelayanan yang Tidak Maksimal

Foto: Direktur Utama Perumda Tirta Betuah Banyuasin Hendra GunawanFoto: Direktur Utama Perumda Tirta Betuah Banyuasin Hendra Gunawan

Banyuasin, PB — Direktur Utama Perumda Tirta Bertuah Banyuasin, Hendra Gunawan, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas pelayanan air bersih yang belum maksimal dalam beberapa waktu terakhir, khususnya di wilayah Kenten Laut dan sekitarnya.

Hendra menjelaskan, gangguan distribusi air terjadi dampak dari proses pergantian pipa transmisi sepanjang kurang lebih 1150 meter terhadap pipa tranmisi 15 kilometer dari Merah Mata menuju Kenten Laut. Proyek tersebut merupakan program pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan, namun dalam proses pengerjaan dan pengoneksian pipa memerlukan waktu karena faktor teknis di lapangan.

“Sebagai pimpinan, saya mohon maaf kepada masyarakat dan pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ini bukan unsur kesengajaan, tetapi bagian dari proses perbaikan jaringan agar ke depan pelayanan lebih baik,” ujarnya.

Menurutnya, saat proses penggantian dan pengaktifan kembali aliran air, kemungkinan masih terdapat endapan kotoran dalam pipa lama yang ikut terbawa saat air kembali mengalir. Ia mengimbau pelanggan agar tidak langsung menampung air ketika aliran pertama kali hidup, melainkan membiarkannya mengalir beberapa menit hingga jernih.

Hendra menegaskan, pihaknya terus melakukan pengecekan lapangan, termasuk menelusuri titik-titik kebocoran yang masih ditemukan. Ia juga telah meminta jajaran cabang untuk meningkatkan respons terhadap keluhan masyarakat dan memperbaiki sistem komunikasi agar informasi gangguan dapat tersampaikan lebih cepat dan transparan.

Selain faktor perbaikan pipa, Hendra mengungkapkan bahwa kapasitas produksi air saat ini belum sebanding dengan jumlah pelanggan. Dengan kapasitas sekitar 60 liter per detik, idealnya hanya mampu melayani sekitar 4.000 pelanggan, sementara jumlah pelanggan di wilayah tersebut telah mencapai lebih dari 6.600 sambungan. Kondisi kebocoran jaringan yang cukup tinggi turut memperparah distribusi.

Untuk mengatasi persoalan jangka panjang, Perumda Tirta Bertuah tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah pihak dan investor guna menambah kapasitas produksi air serta memperbaiki infrastruktur yang sudah tidak layak. Pemerintah daerah juga disebut telah memberikan dukungan melalui program perbaikan jaringan.

Sebagai bentuk tanggung jawab, Perumda Tirta Bertuah juga menjalankan program penghapusan denda tunggakan bagi pelanggan di seluruh wilayah layanan. Hendra berharap masyarakat dapat bersabar selama proses perbaikan berlangsung.

“Kami ingin membangun pelayanan yang lebih baik. Setelah proses ini selesai dan kapasitas bertambah, kami optimistis distribusi air akan jauh lebih stabil,” tutupnya. (**)

admin
the authoradmin

1 Komentar

  • Sekendak nyo bae makhluk ini ngomong, bukan menit an lagi, ngalir 6 jam 18A dan 6 jam jam 18B, total 12 jam banyu nyo coklat susu …

    Kalu dak tau cerito diam bae pak, ke Kenten sini kamu tu, cari info yg bener. Jangan ABS dan asbun bae.

Tinggalkan Balasan