Breaking NewsEDITORIALEKONOMI

PLN–Pusri Ikat Kerja Sama Energi: 13,8 MVA untuk Menjaga Nadi Produksi Pupuk Nasional

Palembang, PB — Di tengah meningkatnya kebutuhan energi sektor industri dan tekanan efisiensi produksi nasional, PT PLN (Persero) UID Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) dan PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL), Jumat (28/11/2025). Kesepakatan ini mengukuhkan kolaborasi strategis antara dua perusahaan besar dalam upaya menjamin keberlanjutan suplai energi bagi industri pupuk nasional.

Prosesi penandatanganan berlangsung di Gedung Wisma Melati PT Pusri Palembang. MoU ditandatangani oleh GM PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, dan Direktur Operasi & Produksi PT Pusri Palembang, Sholikin. Penandatanganan PJBTL dilakukan oleh PLN MUP3 Palembang, Henry Nugroho dan SVP Pemeliharaan Pusri, Agung Prasetyanto, disaksikan jajaran manajemen kedua perusahaan.

Kesepakatan ini menjadi langkah penting PLN dalam memenuhi kebutuhan awal daya Pusri sebesar 13,8 MVA, yang digunakan untuk kebutuhan perkantoran, perumahan, dan operasional pabrik. PLN memastikan pasokan listrik yang andal melalui penyediaan dedicated trafo dan jaringan Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM). Kerja sama ini juga menjadi fondasi peningkatan efisiensi energi, stabilitas pasokan, serta mendukung keberlanjutan industri pupuk sebagai sektor strategis penopang ketahanan pangan nasional.

“Kerja sama dengan PLN ini sangat strategis bagi Pusri. Tahap awal kami membutuhkan listrik PLN hingga 20 MVA untuk mendukung target produksi. Kesepakatan ini diharapkan meningkatkan efisiensi operasional dan memastikan kontinuitas pasokan energi,” ujar Sholikin, Direktur Operasi & Produksi PT Pusri.

PLN menyatakan bahwa kemitraan ini merupakan bukti nyata dukungan terhadap penguatan sektor industri di Sumatera Selatan yang dikenal sebagai wilayah dengan surplus energi. Adhi Herlambang menegaskan bahwa listrik yang andal menjadi elemen dasar penggerak pertumbuhan ekonomi regional.

“PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal, efisien, dan berkelanjutan untuk mendukung produktivitas dan daya saing industri,” kata Adhi Herlambang, GM PLN UID S2JB.
“Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana sektor energi dan industri dapat berjalan seiring menghadapi tantangan masa depan.”

Penandatanganan MoU dan PJBTL ini diharapkan menjadi fondasi hubungan strategis jangka panjang antara PLN dan Pusri, sekaligus mendorong terciptanya ekosistem industri yang lebih kompetitif dan modern.

Sinergi antara sektor energi dan manufaktur pupuk ini dipandang sebagai bagian penting dari upaya memperkuat ekonomi Sumatera Selatan, sekaligus menopang kebutuhan nasional terhadap pupuk sebagai komoditas vital bagi stabilitas pangan dalam negeri.

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan