PALEMBANG, PB — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) memperkuat hubungan dengan insan pers melalui kegiatan nonton bareng (nobar) film Avatar bersama Forum Wartawan Peduli (FWP) Energi Sumsel, Senin, 22 Desember 2025.
Kegiatan yang digelar di Cinepolis Palembang Icon Mall itu dihadiri jajaran manajemen PLN UID S2JB serta puluhan jurnalis yang selama ini aktif mengawal isu-isu energi di Sumatera Selatan. Selain menjadi ajang silaturahmi, nobar ini juga dimaknai sebagai ruang dialog informal antara PLN dan media.
General Manager PLN UID S2JB Adhi Herlambang menegaskan, peran media memiliki posisi strategis dalam mendukung kinerja dan citra PLN di mata publik. Menurut dia, komunikasi yang terbuka dan kolaboratif menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan kelistrikan.
“PLN sangat mengapresiasi peran teman-teman media yang selama ini turut menjaga kepercayaan publik. Sinergi seperti ini penting agar komunikasi berjalan sehat dan berimbang,” kata Adhi.
Dalam kesempatan itu, Adhi juga menyinggung posisi Sumatera Selatan sebagai salah satu penopang utama energi nasional. Ia menyebut kontribusi sektor energi dari Sumsel tidak hanya mencukupi kebutuhan daerah, tetapi juga menopang pasokan ke wilayah lain.
Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), PLN UID S2JB memastikan kesiapan sistem kelistrikan dengan menyiagakan posko siaga dan sekitar 300 personel untuk menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu.
Pemilihan film Avatar disebut Adhi bukan tanpa alasan. Film tersebut dinilai merepresentasikan nilai-nilai keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan yang sejalan dengan arah transformasi PLN menuju energi bersih dan ramah lingkungan.
“Pesan dalam film ini sejalan dengan komitmen PLN dalam pengembangan energi terbarukan dan keberlanjutan, agar energi dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, PLN UID S2JB berharap kemitraan dengan insan media terus terjaga secara konstruktif, sekaligus mendukung penyampaian informasi kelistrikan yang akurat, berimbang, dan berorientasi pada kepentingan publik. (Red)






