Breaking NewsEDITORIALPalembang

Didemo, Pertamina MOR II Sumbagsel Diminta Tertibkan Pangkalan Elpiji 3 Kg Yang Nakal

PALEMBANG BARU – Kantor  PT Pertamina MOR II Sumbagsel yang berada di kota Palembang,kamis pagi (01/10) di demo massa dari yayasan lembaga konsumsen indonesia kabupaten lahat raya yang mendesak pihak Pertamina untuk mengawasi pendistribusian elpg 3 kilogram untuk masyarakat miskin sekaligus menertibkan agen dan pangkalan nakal yang telah menaikan harga dua kali lipat dari harga eceran tertinggi.

Hal ini dilakukan YLKI Lahat guna menindak lanjuti laporan dari masyarakat miskin yang ada dikabupaten lahat raya yang mengeluhkan susahnya mendapatkan gas lpg 3 kilogram yang mulai langkah dan mahal hingga menembus harga 30 ribu rupiah pertabung.

“Kami menesak pihak pertamina turun tangan dalam mengawasi penyaluran gas elpiji 3 kg yang mulai mahal dan langkah di kabupaten Lahat, selain itu gas elpiji juga sudah di jual ke supermarket dengan nilai jual harga dua kali lipat dari harga yang sudah ditentukan pemerintah,”Ujar sandelson sarif, Ketua YLKI Lahat raya/kordinator aksi kepada wartawan.

Sementara pihak Pertamina MOR II Sumbagsel yang disampaikan oleh Regional Manager Comreal(RMC) dan csr pertamina, Dewi sri Utami menjelaskan jika pertamina secara rutin melakukan pengawasan kepada agen dan pangkalan yang menyalurgan gas elpiji 3 kg.

“Sudah ada lima pangkalan dikabupten lahat yang telah di putuskan hubungan usaha atau PHU selain itu ada tiga agen yang sudah terkena surat peringatan atau sp,”Jelasnya

Usai mendatangi kantor pt pertmina mor ii sumbagsel Massa YLKI Lahat juga berencana akan mendatangi kantor BPK Sumsel untuk mengaudit atas kinerja agen elpiji bersubsidi yang diduga mencoreng nama baik program Pertamina satu desa satu pangkalan berbasis data RTM.

Ini videonya

Laporan : Muh Rian

Editor : Sonny Kushardian

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan