YOGYAKARTA — Bank Sumsel Babel (BSB) secara resmi menggelar Kick Off Kompetisi Karya Jurnalistik dan Video Konten Tahun 2026 di Fortuna Suites Hotel, Yogyakarta, Jumat (23/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BSB dalam memperkuat keterbukaan informasi publik, meningkatkan literasi keuangan, serta membangun kolaborasi strategis dengan insan pers dan kreator konten di wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.
Pelaksana Tugas Sementara (PPS) Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Festero Mohamad Papeko, menegaskan peran media sangat krusial dalam membangun dan menjaga kepercayaan publik terhadap bank pembangunan daerah. Karena itu, relasi antara BSB dan media harus dilandasi prinsip profesionalisme, objektivitas, dan kesetaraan peran.
“Peran media bagi Bank Sumsel Babel sangat penting. Kami berharap ke depan terbangun sinergi yang semakin baik antara BSB dan wartawan, terutama dalam menyampaikan informasi yang berimbang serta mendorong pemahaman publik terhadap perbankan daerah,” ujar Festero.
Kompetisi ini terbuka bagi wartawan dan konten kreator yang berdomisili di Sumatera Selatan dan Bangka Belitung. Melalui ajang tersebut, BSB mendorong lahirnya karya jurnalistik dan konten kreatif yang tidak hanya informatif, tetapi juga kritis, edukatif, dan relevan dengan dinamika ekonomi daerah serta perkembangan industri jasa keuangan.
Sebagai bank pembangunan daerah, BSB terus menegaskan transformasi bisnisnya dengan mengimplementasikan nilai-nilai inti perusahaan, yakni profesional, amanah, berorientasi pada nasabah (customer focus), adaptif (agility), dan kolaboratif. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam peningkatan kualitas layanan, penguatan tata kelola, serta penyesuaian terhadap kebutuhan nasabah dan tantangan industri perbankan nasional.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan, Arif Susanto, menyampaikan bahwa bank daerah memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi regional. Menurutnya, fungsi pengawasan OJK diarahkan untuk menciptakan ekosistem perbankan yang sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan.
“Pengawasan OJK merupakan enabler bagi bisnis perbankan. Bank daerah, termasuk Bank Sumsel Babel, memiliki peran penting dalam mendorong pembangunan daerah melalui pembiayaan produktif dan penerapan tata kelola yang baik,” kata Arif.
Melalui penyelenggaraan Kompetisi Karya Jurnalistik dan Video Konten 2026 ini, Bank Sumsel Babel menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang dialog dengan publik, media, dan regulator. Transparansi dan keterbukaan dipandang sebagai bagian integral dalam memperkuat kepercayaan masyarakat serta meningkatkan kontribusi nyata bank daerah bagi pembangunan ekonomi regional.(**)






