Musi Rawas Utara, PB — Sekolah Dasar Negeri Sungai Jambu, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara, akhirnya tak lagi bergantung pada cahaya matahari semata. Selasa, 14 Januari 2026, PLN Unit Layanan Pelanggan Muratara menyalakan listrik berbasis energi surya melalui program Super SUN (Super Energi Surya).
Penyalaan listrik itu menandai perubahan penting bagi sekolah yang selama bertahun-tahun menjalankan kegiatan belajar-mengajar dengan fasilitas terbatas. Panel-panel surya dipasang di atap sekolah oleh petugas PLN, disaksikan guru, warga, dan murid yang memadati halaman sekolah. Suasana haru dan antusias tak terelakkan.
Super SUN merupakan solusi kelistrikan berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang ditujukan bagi fasilitas umum di wilayah yang belum terjangkau jaringan listrik konvensional. Sekolah, puskesmas, hingga rumah ibadah menjadi sasaran utama program ini. Melalui skema tersebut, PLN menghadirkan listrik yang andal sekaligus ramah lingkungan.
General Manager PLN UID Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (S2JB), Adhi Herlambang, mengatakan penyalaan Super SUN di SD Negeri Sungai Jambu merupakan bagian dari komitmen PLN memperluas akses energi sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah terpencil.
“Listrik bukan sekadar penerangan. Ia membuka akses pengetahuan dan masa depan. Dengan Super SUN, proses belajar mengajar di sekolah ini bisa berjalan lebih optimal,” ujar Adhi.
Menurut dia, kehadiran listrik memungkinkan pemanfaatan fasilitas pendukung pendidikan, mulai dari penerangan ruang kelas hingga perangkat komputer dan media pembelajaran digital yang sebelumnya sulit digunakan.
Kepala SD Negeri Sungai Jambu menyebut keterbatasan listrik selama ini menjadi hambatan serius bagi guru dan siswa. “Sekarang anak-anak bisa belajar lebih nyaman. Guru juga lebih leluasa. Ini bukan sekadar bantuan listrik, tapi dukungan nyata bagi masa depan pendidikan di desa kami,” katanya.
Pemanfaatan energi surya melalui program Super SUN sejalan dengan agenda pemerintah mendorong penggunaan energi baru terbarukan dan pembangunan berkelanjutan. Bagi warga Sungai Jambu, panel-panel surya di atap sekolah bukan hanya sumber listrik baru, melainkan simbol perubahan: dari gelap menuju terang. (**)






